Lensa kamera Canon

Bagi anda yang menyukai dunia fotografi, mungkin anda akan menggunakan kamera setiap saat. Menangkap setiap momennya. Misalnya dalam kejadian sehari-hari, pemandangan, momen special seperti pernikahan, ulang tahun, perpisahan sekolah, wisuda dan momen-momen lainnya.

Bagi penyuka fotografi, mempunyai kamera adalah sebuah keharusan. Dengan berbagai tipenya, kamera dapat memberikan kenangan setiap momen yang ada. Tentunya tipe kamera mempengaruhi harganya. Semakin tinggi dan kualitas hasilnya, semakin tinggi pula harganya.

Kamera merupakan alat yang berfungsi dan mampu untuk menangkap dan mengabadikaan momen. Dalam dunia fotografi, kamera merupakan suatu piranti untuk membentuk dan merekam suatu bayangan potret pada lembaran film.

Kebanyakan para fotografer menggunakan kamera DSLR dan SLR untuk mengabadikan momennya. Rasa sayang terhadap kamera SLR yang dimiliki tidak akan muncul apabila tidak mengetahui bagian-bagian utamanya.

Mari mengenal lebih dalam bagian kamera DSLR agar anda dapat memaksimalkan hasil foto yang ditnangkap. Apalagi setelah memahami fungsi setiap bagin utama dari kamera DSLR.terdapat beberapa bagian utama dalam kamera DSLR yaitu Bodi, lensa, tombol shutter, view finder, layer LCD, baterai, tombl on/off, mode dial, main dial, tombol pelepas lensa, pelepas lensa, dan built-in flash.

Kali ini kita akan membahas mengeni lensa. Lensa merupakan bagian kamera DLSR yang terbilang sangat penting. Bagian yang terpisah dari bodi ini punya peran penting dalam menghasilkan gambar yang menarik. Semua objek yang akan diabadikan pasti melewati lensa lebih dahulu.

Terdapat beberapa tipe lensa dan karakternya dari DSLR. Sebaiknya kita harus memahami terlebih dahulu agar dapat sesuai dengan kebutuhan juga kegunannya.lensa terbagi kedalam 3 bagian yaitu lensa prime, lensa wide, serta lensa tele dan makro.

  1. Lensa Prime

Lensa prime atau biasa yang disebut dengan lensa fix. Lensa prime memiliki dua tipe yaitu, lensa fix dan lensa zoom.

Lensa prime mempunyai focal legth atau panjang foka tetap, sehingga vocal lensa tidak bisa diperbesar maupun diperkecil. Lensa jenis ini pun biasanya memiliki ukuran lebih kecil dibanding lensa zoom. Hasil yang akan didapatpun lebih tajam. Lensa prime juga mempunyai bukaan yang cukup lebar sehingga bisa memberikan efek blur yang lebih baik.

Jenis lensa tipe ini diantaranya yaitu Canon EF 28 mm f/2.8 LII USM, Canon EF 28mm f/1.8 USM, Canon EF 35mm f/1.4 L USM, Nikon AF 50mm f/1.8D. Nikon AF 135mm f/2D DC, Sigma AF 70m F/2.8 EX DG MACRO, dan masih banyak lagi merk dan tipe lainnya.

Sedangkan lensa zoom mempunyai fokus yang dapat diatur sesuai dengan keinginan si penggunanya. Lensa zoom memiliki fleksibilitasnya yaitu bisa dengan menggunakan satu buah lensa saja, para pengguna sudah bisa memindahkan panjang fokal yang cukup banyak variasinya sehingga tidak perlu repot untuk mengaturnya lagi. Jenis Lensa tipe ini dintaranya yaitu Canon EF-S 10-22mm f/3.5-4.5 USM, canon EF-S 15-85 mm f/3.5-5.6 IS USM, Tokina AT-X 16.5-135mm F3.5-5.6 DX dan masih banyak lagi merk dan tipe lainnya.

  1. Lensa wide

Lensa wide atau yang sering biasa disebut dengan lensa lebar. Disebut lensa lebar karena dapat mencakup sudut gambar yang luas sehingga lensa ini dapat memasukan area yang luas dalam satu bidang foto. Fokal lensanya memiliki lebar antara 10-30mm. apabila lebar lensa sudah dibawah 10mm maka sudah masuk ke dalam kelas fish eye. Lensa wide memiliki 5 sub jenis lensa, yaitu ultra wide lens, wide lens, standard lens, tele lens, dan super tele lens.

  1. Lensa Tele dan Makro  
  2. Lensa Tele

Lensa tele atau yang biasa disebut dengan telephoto. Telephoto adalah lensa yang mempunyai konstruksi panjang lebih pendek disbanding dengan panjang fokusnya sehingga membuat pusat optis yang berada diluar body lensa itu sendiri. Lensa tele memiliki panjang fokal diatas 60mm, namun ada juga yang berpendapat bahwa lensa ini memiliki 280mm. lensa tele memiliki dua jenis yakni tele zoom contohnya Nikon 70-300mm dan tele non zoom contohnya Nikon 300mm f/4.5.

  1. Lensa Makro

Lensa makro biasanya digunakan untuk mengambil gambar objek yang sangat kecil seperti binatang-binatang kecil. Lensa makro mempunyai jarak fokus yang pendek. Maka dari itu, lensa ini dikhususkan untuk fokus pada objek yang sangat dekat dan membuatnya berukuran sebesar mungkin. Semakin besar panjang fokus, semakin jauh pula jarak fokus yang diambil. Lensa makro memiliki 4 subjenis yaitu, macro lens, fisheye lens, soft focus lens, dan perspective control lens.

Demikianlah sedikit ulasan mengenai lensa kamera. Semoga dapat memberikan informasi bagi para pembaca agar tak salah dalam membeli lensa kamera.