LEGO Boost: Ajarkan Anak Bahasa Pemrograman Untuk Ciptakan Robot Lego

Ide membuat Robot LEGO bukan lagi hal baru. Sebelumnya, LEGO meluncurkan platform robotik bernama Mindstorms yang memungkinkan pengguna untuk membuat robot LEGO yang dapat diprogram.

Sayangnya, platform ini tidak semudah yang Anda harapkan, karena Anda harus belajar keterampilan pemrograman. Sebagai solusi yang lebih sederhana, LEGO menghadirkan platform robot yang mirip dengan Boost. Bedanya, LEGO Boost seharusnya lebih mudah digunakan, bahkan platform ini dirancang khusus untuk anak-anak di atas 7 tahun.

Dalam serangkaian produk LEGO Boost, Anda dapat menemukan 840 bata LEGO untuk dibuat. Inti dari platform LEGO Boost adalah Move Hub, yang terdiri dari sensor kemiringan dengan enam sumbu, dua input dan output, saklar daya dan lampu yang dapat berubah warna. Untuk konsumsi daya, Pindahkan konsentrator dengan 6 baterai AAA.

Selain Move Hub, kreasi LEGO Boost juga dapat digabungkan dengan modul lain, seperti elemen LEGO Brick, mesin propulsi, dan sensor yang menggabungkan pembacaan warna dan deteksi jarak.

LEGO Boost akan tersedia dalam beberapa model, termasuk Vernie the Robot, Frankie the Cat, Guitar 4000, Multi Tool Rover 4 (M.T. R.4) dan Autobuilder.

Untuk mengaktifkan LEGO Boost, pemrograman dapat dilakukan melalui aplikasi pada smartphone atau tablet dengan Android atau iOS. Seperti halnya pembuatan blok bangunan LEGO, aplikasi ini berisi semua perintah pemrograman dasar, seperti roda gigi. Aplikasi ini juga menawarkan lebih dari 60 kegiatan yang dirancang untuk membantu anak-anak belajar dan menjelajahi bahasa pemrograman saat mereka bermain.

LEGO Boost diharapkan akan tersedia pada bulan Agustus 2017. Harga jualnya adalah $ 160.